Beritahits.com – Jakarta. Di tengah kondisi ekonomi 2026 yang masih dibayangi ketidakpastian, emas dan deposito tetap menjadi pilihan utama bagi investor berprofil konservatif. Deposito memberikan stabilitas dan kepastian dalam jangka pendek, sedangkan emas berfungsi sebagai pelindung nilai dalam jangka panjang.
Pengamat keuangan umumnya menilai bahwa kombinasi keduanya dapat menjadi strategi untuk menjaga keseimbangan portofolio. Dengan menempatkan dana pada dua instrumen ini sesuai kebutuhan dan horizon waktu investasi, investor dapat mengelola risiko secara lebih terukur.
Deposito Masih Diminati karena Stabilitas Imbal Hasil
Deposito merupakan produk simpanan berjangka yang menawarkan bunga tetap dalam periode tertentu, mulai dari tiga hingga dua belas bulan.
Keunggulan Deposito
Beberapa faktor yang membuat deposito tetap relevan di 2026 antara lain:
-
Memberikan kepastian imbal hasil sejak awal.
-
Risiko relatif rendah jika ditempatkan di bank yang memenuhi ketentuan penjaminan simpanan.
-
Cocok untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah.
Keterbatasan Deposito
Di sisi lain, deposito juga memiliki sejumlah keterbatasan:
-
Dana tidak fleksibel karena terikat tenor.
-
Pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti.
-
Berpotensi kalah dari inflasi apabila suku bunga lebih rendah dari kenaikan harga barang.
Emas Tetap Diposisikan sebagai Aset Lindung Nilai
Emas tidak memberikan bunga, tetapi menawarkan potensi keuntungan dari kenaikan harga di masa depan.
Mengapa Emas Tetap Menarik di 2026?
Emas masih diminati karena:
-
Berfungsi sebagai pelindung nilai saat inflasi meningkat.
-
Digunakan investor global sebagai aset safe haven.
-
Permintaan dari bank sentral dan masyarakat tetap tinggi.
Risiko Investasi Emas
Meski dianggap aman, emas bukan tanpa risiko:
-
Harga dapat berfluktuasi dalam jangka pendek.
-
Dipengaruhi kondisi geopolitik dan kebijakan moneter.
-
Tidak cocok untuk kebutuhan dana mendesak jika pasar sedang melemah.
Strategi Investor Konservatif di 2026
Pengamat keuangan menilai bahwa diversifikasi tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Mengombinasikan deposito untuk menjaga stabilitas dana dengan emas sebagai pelindung nilai jangka panjang dinilai dapat membantu investor mengelola risiko secara lebih seimbang.
-



