Beritahits.com – Pernahkah Anda merasa motor kesayangan yang biasanya irit tiba-tiba jadi boros bensin?
Padahal rute yang dilewati sama saja, tapi indikator bensin kok turunnya lebih cepat.
Ternyata, motor yang makin boros itu bukan tanpa alasan.
Faktor eksternal dan usia komponen punya peran besar di sini.
Jadi, konsumsi BBM itu sifatnya tidak permanen, dan seiring pemakaian efisiensi mesin pasti menurun jika tidak dirawat.
Hal ini seperti pernah dijelaskan oleh Hery Suryo, Technical Manager Astra Motor Jawa Tengah lewat siaran resminya beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya ia menjabarkan setidaknya ada 4 komponen yang bisa mempengaruhi konsumsi BBM.
Jadi, sebelum dipakai mudik Lebaran nanti sebaiknya cek dulu komponen-komponen agar motor jadi lebih efisien saat dipakai perjalanan jarak jauh nanti.
Filter Udara
Mesin itu butuh “napas” yang lega dan udara yang bersih sangat penting untuk proses pembakaran yang sempurna.
Fungsi filter udara adalah untuk menyaring debu agar tidak masuk ke ruang bakar.
Masalahnya, kalau filter udara sudah terlalu lama tidak diganti, debu yang menumpuk jadi menghambat laju udara menuju ruang bakar.
Akibatnya, mesin kekurangan oksigen dan takaran bensin jadi lebih dominan.
Hasilnya? Bensin terbuang sia-sia tanpa menghasilkan tenaga maksimal.
Busi
Busi adalah pemantik api di ruang mesin.
Bayangkan kalau pemantiknya saja sudah lemah, pasti apinya jadi tidak maksimal.
Penyebabnya ada pada elektroda busi yang sudah aus, sehingga bikin percikan api jadi kecil atau tidak stabil, dan performa motor pun otomatis menurun.
Untuk menutupi kekurangan tenaga itu, sistem motor akan “memaksa” aliran bensin lebih banyak agar motor tetap bisa lari.
Tekanan Angin Ban
Ini yang sering disepelekan karena ban memang tidak ada urusannya dengan mesin, tapi sangat berpengaruh pada beban kerja motor.
Masalahnya ada pada ban yang kurang angin atau kempis, sehingga menciptakan hambatan gulir yang besar.
Laju kendaraan jadi terasa berat, persis seperti kamu mendorong gerobak yang bannya bocor.
Mesin pun harus bekerja ekstra keras dan membakar lebih banyak bensin hanya untuk menggerakkan roda.
Komponen CVT (Khusus Matic)
Buat pengguna motor matic, bagian transmisi alias CVT adalah kunci efisiensi.
Msalahnya adalah jika sabuk (v-belt) sudah kendur, roller aus, atau kampas ganda mulai selip, maka terjadi power loss.
Tenaga dari mesin tidak tersalurkan sempurna ke roda.
Kamu akan refleks memutar gas lebih dalam hanya untuk mendapatkan kecepatan tertentu, dan di situlah bensin tersedot tanpa ampun.



