Wajib Paham Sebelum Mudik Lebaran, Ini Cara Gampang Usir Panas di Kabin saat Parkir di Rest Area

Parkirran rest area di ruang terbuka - Source: astraotoshop.com

Beritahits.com – Bayangkan saat Anda baru saja selesai istirahat, salat, dan makan siang di rest area Tol Trans Jawa yang super padat saat momen mudik Lebaran 2026 nanti.

Saat kembali ke mobil untuk lanjut mudik, pintu dibuka dan…nyos! Hawa panas langsung menyambar wajah.

Parkir di ruang terbuka seperti rest area saat siang hari memang jadi tantangan tersendiri buat pemudik.

Itu karena memang suhu di dalam kabin bisa berlipat-lipat lebih panas dari suhu udara luar.

Ini seperti pernah dijelaskan oleh Hariadi Asst. to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales, lewat keterangan resminya beberapa waktu lalu.

“Pemilik kendaraan mungkin menyadari bahwa setelah mobil terparkir, suhu dalam kabin sering kali dirasa lebih panas dibandingkan suhu udara luar ruangan. Hal ini disebabkan suhu panas yang diserap oleh kendaraan dan terperangkap di ruang kedap (kabin) bisa menghasilkan suhu hingga 30 derajat lebih tinggi dari suhu luar ruangan. Situasi ini tentu mengganggu kenyamanan pemilik kendaraan ketika hendak berkendara,” kata Hariadi.

Kalau Anda berpikir untuk langsung nyalakan AC level maksimal dan menutup pintu, yang ada malah membuat mesin kerja keras dalam kondisi kabin yang masih mendidih.

Hariadi pun menjabarkan langkah yang lebih gampang dan efisien buat mendinginkan kabin dengan cepat.

Nyalakan Mesin dengan Posisi AC Mati

Ini kesalahan yang sering dilakukan, masuk mobil, nyalakan mesin, dan langsung menyetel AC ke posisi paling dingin.

Padahal, yang seharusnya dilakukan adalah pastikan transmisi di posisi netral (manual) atau Park (matic).

Nyalakan mesin, tapi biarkan AC dalam posisi OFF.

Beri waktu mesin untuk bekerja stabil beberapa saat sebelum dibebani kompresor AC.

Baca Juga: Diimpor Buat Kopdes Merah Putih, Bedah Spesifikasi Mahindra Scorpio, Kuat Lawan GranMax, L300 atau Rangga?

Buka Semua Kaca Jendela

Jangan buru-buru menutup pintu dan jendela, justru biarkan dulu terbuka.

Karena hawa panas yang terperangkap harus dibuang keluar terlebih dahulu.

Turunkan semua kaca jendela, dari baris depan sampai belakang.

Ini akan menciptakan sirkulasi udara instan yang menetralkan suhu kabin dengan udara luar.

Pastikan kamu melakukan ini di tempat yang udaranya bersih dari debu atau bau tak sedap ya.

Nyalakan AC di Level Paling Rendah

Setelah udara panas mulai terbuang (sekitar 1-2 menit), barulah kamu bisa mengaktifkan AC.

Atur suhu di paling rendah dan embusan angin (fan) di tingkat paling besar.

Kalau mobilmu punya fitur AC Auto, gunakan selama sekitar 2 menit.

Ini adalah cara tercepat untuk mendinginkan komponen interior yang ikut panas.

Tutup Kaca dan Atur Suhu Ideal

Setelah suhu terasa mulai normal, tutup kembali semua jendela rapat-rapat.

Atur suhu AC ke angka normal (22–24 derajat Celsius).

Ini adalah suhu paling nyaman untuk berkendara jarak jauh agar badan tidak cepat lelah atau kaku karena kedinginan.