Beritahits.com – Membayangkan bahwa akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 memang bikin makin tak sabar.
Kita dengan hati senang menikmati perjalanan sambil memacu kendaraan menuju kampung halaman.
Tapi bayangkan skenario ini, kamu sedang asyik memacu motor di tengah jalur mudik yang padat, cuaca sedang terik-teriknya, tiba-tiba lampu indikator merah di speedometer menyala!
Itu tanda mesin mengalami overheat atau kepanasan melebihi batas ideal.
Kalau didiamkan, perjalanan mudikmu bisa terhenti di pinggir jalan karena mesin jebol.
Bagaimana kalau hal itu benar terjadi?
Overheat itu bukan masalah sepele, menurut Danang Priyo Kumoro, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, membiarkan mesin panas berlebih bisa berakibat fatal.
“Jika temperatur mesin dibiarkan melebihi suhu kerja ideal secara terus menerus, maka dapat menyebabkan komponen dinding silinder, piston, dan stang piston rusak sehingga perlu perbaikan secara menyeluruh,” ungkap Danang via press release.
Jadi apa penyebab mesin bisa overheat dan apa yang harus dilakukan jika itu terjadi?
Danang pun menjelaskan sejumlah penyebab mesin overheat dan cara penanganannya lewat tips berikut ini:
Penyebab Overheat
Cairan pendingin (coolant) habis.
Jika cairan pendingin habis atau kurang dari standar, hal tersebut akan menyebabkan sistem pendinginan mesin tidak dapat bekerja secara ideal.
Kipas radiator mati.
Kipas radiator berfungsi untuk mendinginkan cairan pendingin (coolant) mesin, sehingga cairan yang dialirkan ke mesin dapat menjaga temperatur kerja mesin ideal.
Kipas radiator yang mati akan menyebabkan cairan pendingin menjadi lebih cepat panas dan tidak bekerja secara optimal.
Thermostat tidak bekerja
Jika thermostat tidak bekerja atau tidak terbuka saat temperatur mesin tinggi, maka cairan pendingin tidak akan dialirkan ke mesin sehingga menyebabkan overheat.
Sensor temperatur mesin bermasalah
Sensor yang bermasalah tidak akan membaca kondisi temperatur dengan benar.
Kesalahan informasi dari sensor akan mempengaruhi kinerja mesin saat dihidupkan atau lampu indikator high temperature akan menyala tanpa sebab.
Pompa cairan pendingin bermasalah
Pompa cairan yang tidak bekerja dengan normal tidak akan bisa memompa cairan pendingin ke dinding mesin untuk mendinginkan temperatur mesin meskipun cairan di dalam tangki reservoir dalam kondisi penuh.
Wajib Dilakukan Jika Terjadi Overheat
1. Matikan mesin dan biarkan temperatur mesin turun atau mendingin.
2. Setelah mesin dingin, periksa kondisi selang radiator guna untuk mencegah adanya kebocoran.
3. Periksa volume cairan pendingin di tangki reservoir, apakah masih dalam batas normal atau kurang. Jika kurang atau berada di bawah batas minimal, segera isi hingga batas yang dianjurkan.
4. Jika tidak ditemukan masalah pada selang radiator dan volume cairan pendingin, maka sepeda motor masih aman untuk digunakan.
5. Khusus motor Honda jika indikator temperatur masih menyala, segera bawa sepeda motor ke bengkel AHASS terdekat untuk penanganan yang tepat di tangan yang ahli.



