Pelajari Sebelum Gas Mudik Lebaran 2026, Ini Cara Gampang Menghemat BBM Mobil Mesin Konvensional

Foto Ilustrasi SPBU Pertamina - Source: Pertaminaretail.com

Beritahits.com – Menjelang mudik Lebaran 2026, persiapan biaya perjalanan pasti jadi fokus utama.

Selain tarif tol yang sudah kita bahas sebelumnya, pengeluaran untuk bahan bakar alias BBM seringkali jadi yang paling menguras kantong, apalagi kalau terjebak macet panjang.

Tapi tenang saja, karena ada trik khusus biar mobil nggak “haus” bensin selama perjalanan jauh.

Perjalanan ratusan kilometer menuju kampung halaman memang menantang, tapi bukan berarti konsumsi BBM harus boros.

Menurut pakar otomotif Yannes Martinus Pasaribu, efisiensi bahan bakar sangat bergantung pada kondisi mobil dan cara kita mengemudi.

“Untuk menghemat bahan bakar saat mudik dengan mobil ICE (Internal Combution Engine alias mesin konvensional) , pastikan kendaraan dalam kondisi prima dengan sudah melakukan servis rutin di bengkel resmi seperti penggantian oli dan filter udara serta pemeriksaan lengkap kaki-kaki dan rem,” kata Yannes, menukil dari Antara Otomotif.

Selain perawatan, pemudik juga diimbau untuk tak melakukan manuver terlalu agresif dan senantiasa menginjak gas dengan lembut.

Ia juga menekankan agar pengemudi sebisa mungkin menghindari akselerasi dan pengereman mendadak, serta pertahankan kecepatan stabil antara 60-80 km/jam.

Berikut adalah panduan yang bisa Anda terapkan untuk membantu efisiensi BBM mobil selama mudik Lebaran 2026:

Servis Rutin adalah Kunci

Sebelum berangkat mudik 2026 nanti, pastikan mobil sudah masuk bengkel.

Ganti oli dan filter udara yang bersih sangat berpengaruh pada ringannya kerja mesin.

Jangan lupa cek juga bagian kaki-kaki dan rem agar putaran roda tetap optimal tanpa hambatan yang bikin mesin kerja ekstra.

Mengemudi dengan “Kaki Sekolah”

Hindari gaya mengemudi agresif seperti gas pol atau ngerem mendadak (akselerasi dan deselerasi instan).

Cobalah untuk selalu menginjak pedal gas dengan lembut.

Mempertahankan kecepatan stabil di angka 60–80 km/jam adalah rentang kecepatan paling efisien (ekonomis) bagi mayoritas mesin mobil konvensional (ICE).

Manajemen AC dan Mesin saat Berhenti

AC adalah salah satu penyedot tenaga mesin yang cukup besar.

Gunakan kontrol suhu yang bijak.

Selain itu, jika harus menepi atau parkir lebih dari tiga menit, misalnya saat menunggu antrean panjang atau istirahat sejenak, sebaiknya matikan mesin dan AC.

Membiarkan mesin menyala (idling) dalam waktu lama hanya akan membuang-buang bensin secara sia-sia.

Strategi Pengisian BBM: Jangan Tunggu “E”

Jangan membiasakan mengisi bensin saat indikator sudah mepet ke huruf “E” atau lampu peringatan menyala.

Selain berisiko mogok di daerah yang jarang SPBU, mengisi saat tangki masih seperempat membantu menjaga tekanan pompa bensin tetap stabil.

Manfaatkan aplikasi navigasi seperti Google Maps untuk memantau lokasi SPBU terdekat di sepanjang rute mudikmu.

Menghemat BBM bukan cuma soal uang, tapi juga soal ketenangan pikiran.

Dengan mobil yang irit, Anda rak perlu sering-sering was-was mencari pom bensin di tengah kemacetan horor.

Ingat, cara mengemudi yang halus juga bikin penumpang di dalam mobil lebih nyaman.