Beritahits.com – Jangan tunggu sampai bocor di tengah jalan!. Ban motor adalah komponen vital yang menentukan keselamatan, terutama saat harus melibas jalanan licin atau tikungan tajam.
Makanya kondisi ban harus selalu prima saat dipakai, dan pastikan mengganti ban kalau kondisinya sudah tidak layak.
Sebenarnya ada “kode-kode” alami yang diberikan ban saat kondisinya mulai kritis.
Berikut adalah tanda-tanda fisik yang sering luput dari perhatian, namun menandakan ban motor kamu wajib segera diganti.
Permukaan Ban Mulai Botak
Cek alur atau kembangan ban kamu.
Jika motifnya sudah menipis atau rata dengan permukaan, itu tandanya traksi ban sudah hilang.
Efeknya? Motor bakal terasa oleng dan tidak stabil saat melewati jalanan basah karena air tidak bisa terbuang dengan sempurna.
Tingkat Keausan yang Tidak Merata
Pernah merasa setir motor jadi berat atau handling terasa aneh?
Coba raba permukaan ban.
Jika bagian tengah atau tepinya terkikis tidak rata, artinya ban sudah aus secara asimetris.
Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa merusak keseimbangan motor saat bermanuver.
Muncul Retakan Kecil dan Perubahan Warna
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Inilah Sederet Bahaya Jika Terus Menunda Ganti Oli Motor
Perhatikan dinding samping ban.
Jika ada kerutan, retakan rambut, atau warnanya mulai memudar (kusam), itu tandanya kompon karet sudah mengeras dan kehilangan elastisitasnya.
Ban yang getas seperti ini sangat rawan pecah jika terkena benturan keras.
Ban Benjol
Jangan sepelekan pembengkakan atau benjolan pada sisi ban.
Benjolan ini menandakan struktur benang di dalam ban sudah putus.
Selain bikin motor terasa membal tidak beraturan, ban “hamil” ini punya risiko meledak sewaktu-waktu.
Sering Kempis dan Berisik
Kalau ban motor kamu sering kehilangan tekanan angin tanpa sebab yang jelas, itu tandanya pori-pori karet sudah tidak mampu lagi menahan udara.
Selain itu, waspadai suara berdengung atau berisik saat motor melaju, itu adalah teriakan minta tolong dari ban yang sudah rusak parah.
Ingat, pakai ban yang prima bukan cuma soal kenyamanan, tapi soal nyawa.
Lebih baik keluar uang sedikit buat ganti ban baru daripada harus menanggung risiko kecelakaan atau boros BBM karena tekanan angin yang nggak stabil.



