Beritahits.com – Teknologi keselamatan berkendara terus mengalami evolusi besar. Jika dulu fitur pengontrol traksi hanya bisa ditemukan pada motor sport berkubikasi besar, kini teknologi tersebut mulai merambah ke segmen skutik, salah satunya lewat fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC).
Fitur ini bisa Anda temukan pada model seperti Honda ADV 160, khususnya untuk varian kasta tertinggi atau tipe ABS.
Secara teknis, fungsi utama HSTC adalah menjaga stabilitas traksi roda belakang agar tidak terjadi selip atau spin saat melintasi permukaan jalan yang kurang ideal, seperti jalanan basah, berpasir, atau berlumpur.
Dengan adanya fitur ini, keluaran tenaga dari mesin ke roda belakang akan dikontrol secara otomatis, sehingga motor tetap terkendali meskipun pengendara membuka gas secara spontan.
Cara kerja teknologi ini cukup cerdas dengan mengandalkan sensor kecepatan pada kedua roda. Selama berkendara, sensor akan memantau putaran roda depan dan belakang secara terus-menerus.
Jika sistem mendeteksi bahwa roda belakang berputar jauh lebih cepat daripada roda depan, yang menandakan terjadinya selip, maka informasi tersebut akan diteruskan ke Electronic Control Unit (ECU).
Seketika itu juga, ECU akan mengintervensi dengan cara memutus atau mengurangi pasokan tenaga ke roda belakang hingga putarannya kembali sinkron dengan roda depan.

Ketika sistem ini aktif melakukan intervensi, mesin motor biasanya akan memunculkan gejala seperti suara ‘brebet’ atau tersendat sesaat.
Fenomena itu merupakan pertanda normal bahwa sistem HSTC sedang bekerja aktif mengoreksi traksi, sehingga pengendara tidak perlu merasa khawatir akan adanya kerusakan pada mesin.
Fitur HSTC ini dirancang untuk selalu aktif secara otomatis (default ON) setiap kali kunci kontak motor dinyalakan.
Pengendara bisa memantau status keaktifannya melalui indikator berhuruf ‘T’ yang muncul pada panel instrumen digital.
Dengan pemahaman yang tepat mengenai cara kerja HSTC, para pengguna skutik Honda diharapkan bisa merasa lebih tenang dan aman saat harus menghadapi berbagai kondisi medan jalanan yang tidak menentu.
Ringkasan Cara Kerja HSTC
Deteksi Sensor: Membaca perbedaan kecepatan antara roda depan dan belakang.
Intervensi ECU: Mengurangi tenaga mesin jika terjadi spin di roda belakang.
Efek Balik: Mesin terasa sedikit tersendat/brebet (tanda fitur aktif bekerja).
Status Fitur: Otomatis menyala saat motor dihidupkan (indikator T). (gg)
Baca Juga: Modifikasi Gampang Honda Stylo Jadi Mirip Vespa, Pakai Cara Ini Tak Perlu ke Bengkel



