Debut SWRT di POJ City Jadi Ujian Awal Tiga Pereli Wanita di Kejurnas Sprint Rally 2026

Beritahits.com – Semarang. Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 di Sirkuit POJ City, Semarang, menjadi momen penting bagi SIMPATI Woman Rally Team (SWRT). Untuk pertama kalinya, tim yang terdiri dari tiga pereli wanita Indonesia ini tampil sebagai satu kesatuan dalam kompetisi resmi.

SWRT yang diperkuat oleh Diva Zahra, Patricia Revalina, dan Larasati tidak hanya membawa ambisi untuk bersaing, tetapi juga menjalani proses pembentukan chemistry sebagai tim di tengah tekanan persaingan kelas nasional yang ketat.

POJ City, Lintasan Cepat yang Tidak Memberi Ruang Kesalahan

Sirkuit POJ City dikenal sebagai lintasan dengan karakter cepat dan mengalir, namun kondisi berdebu membuat setiap pereli harus ekstra fokus dalam menjaga ritme.

Dengan panjang 4,6 kilometer dan empat Special Stage yang harus ditempuh, lintasan ini menuntut kombinasi antara kecepatan, presisi, dan keberanian dalam mengambil keputusan di setiap tikungan.

Kesalahan kecil saja dapat berdampak besar pada catatan waktu.

Perpaduan Pengalaman dan Pembelajaran

Di antara tiga pereli SWRT, Diva Zahra menjadi sosok yang paling berpengalaman dan diharapkan menjadi penopang performa tim. Sementara itu, Patricia Revalina dan Larasati masih berada dalam fase pengembangan kemampuan di level kompetisi nasional.

Keduanya menjadikan ajang ini sebagai ruang belajar langsung di tengah persaingan Kelas F3 yang dikenal sangat kompetitif, bahkan kerap disebut sebagai salah satu kategori paling menantang di Kejurnas Sprint Rally.

Langkah Awal Menuju Program Jangka Panjang

SWRT sendiri bukan sekadar proyek balap jangka pendek. Tim ini dibentuk sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk pereli wanita Indonesia, dengan tujuan membangun fondasi yang kuat di dunia rally nasional.

Inisiatif ini digagas oleh pereli nasional Rifat Sungkar, yang menekankan pentingnya konsistensi dan proses perkembangan bertahap bagi para atlet muda.

“Fokus utama kami adalah perkembangan mereka dari putaran ke putaran, bukan hanya hasil instan,” menjadi salah satu pendekatan yang diusung dalam program ini.

Diva Tunjukkan Awal Positif di Shakedown

Sebelum balapan utama, Diva Zahra mencatat hasil cukup menjanjikan pada sesi shakedown dengan menempati posisi keempat di Kelas F3.

Hasil ini menjadi sinyal bahwa ia mampu bersaing di tengah dominasi pereli berpengalaman di kelas tersebut.

Target yang dipasang pun realistis: menjaga konsistensi dan menembus lima besar klasemen.

Fokus Penguatan Mental untuk Dua Debutan

Sementara itu, Patricia Revalina dan Larasati difokuskan pada penguatan mental, adaptasi lintasan, serta peningkatan teknik dasar selama kompetisi berlangsung.

Bagi keduanya, pengalaman di POJ City menjadi modal penting untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya sepanjang musim 2026.

Dukungan yang Menguatkan Perjalanan Tim

Dukungan dari SIMPATI turut menjadi bagian penting dalam perjalanan SWRT, tidak hanya sebagai sponsor, tetapi juga sebagai bentuk dorongan terhadap pengembangan talenta muda di dunia motorsport Indonesia.

Awal Perjalanan, Bukan Sekadar Hasil Akhir

Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026 di POJ City menjadi titik awal perjalanan SWRT sebagai sebuah tim. Lebih dari sekadar hasil akhir, momen ini menjadi bagian dari proses panjang membangun kekuatan dan karakter para pereli wanita Indonesia di kancah nasional. |AK