Beritahits.com – Jakarta. Risiko stroke pada perempuan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah memasuki masa menopause. Stroke sendiri merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di kalangan perempuan. Namun, sebuah studi jangka panjang terbaru menunjukkan bahwa pola makan Mediterania dapat membantu menurunkan risiko tersebut.
Diet Mediterania menekankan konsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, serta penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama. Sebaliknya, daging merah dan produk susu dikonsumsi dalam jumlah terbatas, dengan alkohol dalam porsi sedang.
Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengikuti lebih dari 105 ribu perempuan di California selama lebih dari 20 tahun. Para peserta mengisi kuesioner tentang kebiasaan makan mereka, lalu dinilai tingkat kepatuhannya terhadap pola makan Mediterania menggunakan sistem skor khusus.
Hasilnya, perempuan yang paling konsisten menjalani diet Mediterania memiliki risiko stroke yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak. Secara keseluruhan, risikonya turun sekitar 18 persen. Risiko stroke akibat penyumbatan pembuluh darah menurun 16 persen, sementara stroke karena perdarahan di otak turun hingga 25 persen.
Para ahli menilai temuan ini memperkuat bukti sebelumnya tentang manfaat pola makan Mediterania bagi kesehatan jantung dan otak. Meski begitu, penelitian ini memiliki keterbatasan karena perubahan pola makan peserta tidak dipantau secara rinci selama bertahun-tahun.
Meski demikian, hasil tersebut memberi pesan penting bagi perempuan, khususnya yang memasuki usia menopause: menerapkan pola makan sehat seperti diet Mediterania bisa menjadi salah satu langkah nyata untuk membantu menurunkan risiko stroke. |BH1



