Bisa Sambil Ngabuburit, Cek 5 Hal Ini Biar Motor Tetap Sehat di Musim Hujan

Ilustrasi merawat motor - Source: astraotoshop.com

Beritahits.com – Musim hujan tahun 2026 ini intensitasnya lumayan tinggi.

Bagi yang mobilitas hariannya bergantung pada motor, harus tahu kalau hujan bisa berpengaruh ke “kesehatan” motor.

Air hujan itu sifatnya asam, kalau didiamkan lama-lama bisa jadi musuh dalam selimut buat mesin dan sasis.

Biar motor kamu tetap awet dan nggak jajan sparepart melulu, Astra Motor Yogyakarta pun berbagi tips merawat motor di musim hujan.

Berikut adalah lima hal penting yang harus diperhatikan untuk merawat motor di musim hujan, pas banget dilakukan sambil ngabuburit.

Bersihkan Sepeda Motor Usai Kehujanan

Pengendara dianjurkan untuk segera mencuci sepeda motor setelah dipakai menerjang hujan atau terpapar hujan ketika parkir.

Tujuannya adalah untuk menghilangkan kandungan asam dari air hujan yang berpotensi menyebabkan karat.

Saat mencuci, hindari penyemprotan langsung dengan air bertekanan tinggi ke bagian radiator untuk mencegah kerusakan pada kisi-kisi pendinginannya.

Menjaga Tekanan Angin Ban

Dalam kondisi biasa, tekanan ban ideal adalah 29 psi pada ban depan dan 33 psi pada ban belakang.

Saat hujan, tekanan pada kedua ban bisa dikurangi hingga 2 psi.

Pengurangan ini membuat permukaan ban yang menapak jalan menjadi lebih luas, sehingga traksi atau daya cengkeram pada jalan basah yang licin akan meningkat.

Memeriksa Sistem Rem

Pengecekan rem merupakan hal wajib yang tidak hanya dilakukan saat musim hujan, namun frekuensinya perlu ditingkatkan.

Rem adalah komponen kunci untuk keselamatan dalam berkendara.

Pastikan untuk membersihkan kotoran yang menempel di sela-sela rem setelah berkendara di tengah hujan agar tidak memperpendek umur komponen.

Periksa keadaan seluruh bagian rem, dari tuas, kabel, hingga kanvas rem. Bahan kanvas rem yang basah dapat mengembang dan mengeras setelah kering, sehingga

performanya harus selalu dipantau.

Merawat Rantai Motor

Selain dibersihkan dan diberikan pelumas agar terhindar dari karat, perhatikan juga tingkat kekenduran rantai.

Pastikan kekenduran rantai sesuai dengan standar atau stiker yang tertera pada chain case.

Ini penting untuk mencegah keausan pada rantai dan gir, serta menghindari rantai keluar dari jalurnya.

Memastikan Kondisi Busi dan Tutupnya

Lakukan pengecekan pada busi dan tutup busi untuk memastikan tidak ada kebocoran yang memungkinkan air masuk ke dalam ruang busi.

Apabila terdapat tanda-tanda kebasahan, segera keringkan dengan kain agar sistem pengapian mesin tidak mengalami gangguan.

“Dengan kondisi motor yang prima, pengendara dapat berkendara dengan nyaman dan aman di jalanan. Pengecekan secara berkala di bengkel resmi Honda atau AHASS juga akan membantu memperpanjang masa pakai sepeda motor kesayangan”, ungkap Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro.