Saran Dokter, Ini Cara Biar Bocil Tak Rewel Saat Mudik Lebaran 2026

Foto ilustrasi anak rewel - source; independent.co.uk

Beritahits.com – Momen Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata dan membayangkan si kecil bertemu kakek dan nenek di kampung halaman itu memang membahagiakan.

Tapi ingat, perjalanan jauh dengan membawa anak kecil itu penuh tantangan.

Mulai dari anak yang gampang bosan, rewel karena gerah, sampai risiko mabuk perjalanan bisa bikin orang tua ikutan stres.

Mengutip berita dari Antaranews.com, perjalanan panjang bukan cuma soal fisik, tapi juga soal menjaga mood dan kesehatan anak.

Itu seperti dijelaskan oleh Piprim Basarah Yanuarso, yang ketika diwawancara menjabat Ketua Umum IDAI.

“Faktor seperti perubahan cuaca, pola makan yang tidak teratur, serta kelelahan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak,” kata Piprim.

Agar perjalanan mudik minim drama, berikut adalah langkah-langkah yang wajib disiapkan, masih menurut Piprim.

Bekal Makanan Jadi Penentu

Ternyata, memberikan anak jajanan manis atau biskuit berlebihan saat di mobil justru bisa bikin mereka makin rewel karena lonjakan energi yang tak tersalurkan.

“Lebih baik kita membawa bekal makanan sehat bergizi, terutama dari protein hewani seperti telur rebus, ikan goreng, rendang daging, dan lain-lain. Bisa juga bawa makanan tradisional seperti arem-arem atau lemper yang awet selama perjalanan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar si kecil tetap cukup minum air putih agar tidak dehidrasi.

Pilih Pakaian yang Cocok

Cuaca mudik 2026 diprediksi cukup dinamis dan pakaian yang salah bisa bikin anak kegerahan atau malah kedinginan.

Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat.

Siapkan juga baju ganti, tisu basah, dan perlengkapan kebersihan dalam tas yang mudah dijangkau (diaper bag).

Khusus buat bayi, sering-seringlah mengecek popok agar terhindar dari ruam popok akibat pemakaian yang terlalu lama.

Komunikasi adalah Kunci

Anak kecil sering rewel karena mereka merasa tidak aman dengan lingkungan baru atau perjalanan yang tak kunjung sampai.

Menurut Piprim, penting untuk menjelaskan kondisi perjalanan kepada anak.

Katakan, “Kita mau ke rumah Nenek, perjalanannya agak lama, nanti kita istirahat di rest area ya.”

Penjelasan sederhana ini membantu anak beradaptasi secara mental dan mengurangi stres.

Manajemen Waktu Istirahat

Setelah menempuh perjalanan berjam-jam, tubuh si kecil butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan suhu dan udara di kampung halaman.

Sesampainya di tujuan, jangan langsung mengajak anak keliling silaturahmi.

Berikan waktu istirahat yang cukup di hari pertama agar imun mereka tidak drop karena kelelahan.

Siapkan Kotak Kesehatan

Jangan lupa bawa obat-obatan dasar seperti penurun panas, obat mabuk perjalanan, dan vitamin. Lebih baik sedia payung sebelum hujan, kan?

Mudik bareng anak itu soal menciptakan kenangan, bukan sekadar sampai di tujuan.

Kalau anak mulai rewel, jangan ragu untuk berhenti sejenak di rest area.

Biarkan mereka berlari-lari kecil atau sekadar menghirup udara segar agar mood-nya kembali bagus.