Beritahits.com – Selain servis motor, membeli helm baru untuk dipakai mudik Lebaran 2026 juga sangat disarakan.
Tujuannya tentu saja buat memastikan kepala terlindungi dengan helm yang materialnya masih sehat dan baru.
Apalagi mudik biasanya menempuh jarak jauh dengan cuaca yang tak menentu.
Helm lama yang sudah sering jatuh atau ukurannya sudah longgar, sebaiknya jangan dipaksakan ya.
Tapi sebelum membeli helm baru, ada sejumlah hal yang patut kamu perhatikan biar tak salah pilih.
Hal itu seperti pernah dijelaskan oleh Muhammad Ali Iqbal, Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta pada beberapa waktu lalu lewat keterangan resminya.
Berikut adalah rangkumannya:
Cek Logo SNI atau DOT
Jangan tergiur harga murah tapi logo SNI-nya cuma stiker ya.
Helm yang aman wajib punya sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) atau DOT.
Pastikan logo SNI tersebut timbul atau tercetak permanen di bagian batok (shell) helm.
Kalau cuma tempelan stiker, kemungkinan besar itu helm abal-abal yang belum lolos uji kelayakan.
Full Face atau Open Face?
Untuk mudik jarak jauh, pilihan tipe sangat krusial bagi kenyamanan.
Helm Full Face bisa memberikan perlindungan total hingga bagian wajah dan rahang.
Sangat direkomendasikan untuk perjalanan antarkota.
Sedangkan helm Open Face,kelebihannya adalah jarak pandang samping yang lebih luas dan lebih adem, tapi perlindungan wajahnya tidak sekuat tipe full face.
Tentukan saja sesuai kebutuhan.
Utamakan Fitur Double Visor
Mudik 2026 nanti mungkin akan membuatmu berkendara dari siang hingga malam hari.
Sebaiknya cari helm dengan Double Visor.
Kaca gelap untuk menghalau silau matahari di siang terik, dan kaca bening untuk pandangan jernih di malam hari.
Tidak disarankan pakai kacamata hitam di dalam helm karena bisa berakibat fatal jika terjadi benturan.
Pastikan Ukurannya Pas
Helm yang terlalu longgar akan goyang saat terkena angin kencang di jalur mudik, sedangkan yang terlalu sempit akan bikin pusing karena peredaran darah tidak lancar.
Pilih ukuran yang menjepit pipi dengan mantap tapi tidak menekan dahi berlebihan.
Helm harus tetap di posisinya saat kamu menggelengkan kepala.
Perhatikan Sistem Pengunci Tali Helm
Tali pengunci adalah yang menjaga helm tetap di kepala saat terjadi hal yang tidak diinginkan.
Pilih pengunci yang kuat seperti model microlock atau double D ring.
Saat dipakai, pastikan ada jarak sekitar dua jari (5 cm) antara tali dengan dagu agar tidak menjerat leher tapi tetap aman tidak terlepas.
Ingat ya, kalau umur helm kamu sudah terlalu lama dan sudah sering jatuh, sebaiknya ganti yang baru saja sebelum perjalanan mudik Lebaran 2026.
Karena helm yang pernah jatuh keras biasanya rongga udaranya menipis dan shell-nya retak halus.
Ini meyebabkan helm rentan pecah saat benturan, jadi lebih baik investasi di helm baru untuk perjalanan jauh sekelas mudik.



