Beritahits.com – Purwokerto. Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 6 Maret 2026 di seluruh SPBU Indonesia.
Beberapa jenis BBM yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga berkisar sekitar Rp400 hingga Rp1.000 per liter, tergantung jenis dan wilayah.
Penyesuaian harga ini dilakukan dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter seperti yang telah berlaku sejak tahun 2022.
Masyarakat dapat memantau pembaruan harga BBM melalui situs resmi atau aplikasi MyPertamina karena harga bisa berbeda di setiap daerah di Indonesia.
Provinsi Jawa Tengah
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp143.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi DI Yogyakarta
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp143.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Jawa Timur
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp143.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Provinsi Bali
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamina Dex: Rp14.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800



