Beritahits.com – Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Kementerian PU tancap gas membenahi infrastruktur di Jawa Tengah.
Fokusnya kali ini sangat menarik, yakni mengutamakan keselamatan pengendara roda dua yang diprediksi bakal mendominasi jalan nasional.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menyadari bahwa saat mobil-mobil mewah memadati jalan tol, jalan nasional justru menjadi tumpuan utama bagi jutaan pemudik motor.
“Kita semua paham bahwa jalan nasional akan lebih banyak dipenuhi kendaraan roda dua. Karena itu, saya minta teman-teman balai di Jawa Tengah untuk lebih fokus bagaimana jalan nasional kita ini lebih ramah kepada pengendara,” tegas Dody (2/3/26), seperti dikutip dari Kompas.com.
Untuk mewujudkan janji tersebut, BBPJN Jateng-DIY sedang mengebut berbagai pekerjaan strategis yang ditargetkan rampung fungsional paling lambat H-10 Lebaran 2026.
Beberapa perbaikan yang sedang dilakukan antara lain:
Patching & Overlay: Penambalan lubang dan pelapisan ulang aspal agar perjalanan lebih stabil.
Perbaikan Pantura: Peninggian jalan dan penggunaan beton mutu tinggi di area rawan seperti Kaligawe dan Trengguli.
Fasilitas Keselamatan: Pemasangan marka jalan yang jelas dan rambu-rambu baru untuk memandu pemudik di malam hari.
Bukan cuma aspal, ancaman banjir juga jadi perhatian serius kementerian.
Kementerian PU melakukan penguatan tanggul dan normalisasi sungai, terutama di wilayah rawan seperti Pekalongan dan Grobogan.
Tujuannya jelas, yaitu agar jalur utama mudik dan perlintasan kereta api tidak terendam air saat hujan deras melanda.
Selama proses perbaikan berlangsung, Kementerian PU juga bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengatur lalu lintas.
Hal ini dilakukan agar pengerjaan jalan tidak menimbulkan kemacetan panjang sebelum masa mudik benar-benar dimulai.



