Drama Aspal MotoGP Brasil, Sirkuit Goiania Berlubang, Marc Marquez Bela Promotor!

Beritahits.com – Kembalinya Brasil ke kalender MotoGP 2026 setelah dua dekade lebih ternyata tidak semanis bayangan.

Sirkuit Goiania yang baru saja diumumkan masuk kalender pada akhir 2024 lalu, langsung dihujani kritik tajam akibat kondisi lintasan yang dinilai belum siap seratus persen.

Masalah muncul bertubi-tubi, mulai dari genangan air akibat drainase buruk di hari Jumat, munculnya lubang (sinkhole) di lintasan lurus utama pada Sabtu, hingga aspal yang terkelupas di tikungan 11 dan 12 pada hari Minggu.

Kondisi ekstrem ini memaksa Race Direction memangkas jumlah lap balapan utama dari 31 menjadi hanya 23 lap demi alasan keselamatan.

Pihak promotor MotoGP Brasil pun langsung angkat bicara.

Mereka mengklaim bahwa pengaspalan ulang sudah melibatkan tenaga ahli berlisensi Formula 1 dan teknologi terkini.

Namun, mereka mengakui adanya kendala tak terduga berupa kerusakan sistem pembuangan lama di bawah tanah yang memicu lubang di lintasan, serta suhu tinggi yang membuat degradasi aspal di tikungan terakhir menjadi sangat cepat.

Di tengah hujan kritik, Marc Marquez justru tampil sebagai penengah.

Pembalap Ducati tersebut meminta semua pihak untuk lebih maklum dan berpikiran terbuka.

Marquez berkaca pada pengalaman debut Sirkuit Mandalika yang juga sempat mengalami masalah aspal terkelupas di awal kemunculannya.

Menurutnya, hal terpenting adalah balapan tetap bisa diselamatkan tanpa mengorbankan keselamatan pembalap.

“Tikungan 11 dan 12 memang bermasalah, tapi itu berlaku untuk semua orang. Kita harus bisa beradaptasi,” ujar pembalap berjuluk The Baby Alien itu, mengutip Crash.net.
Meskipun sukses memenangi Sprint Race di Brasil, Marquez mengakui masih kesulitan menjaga konsistensi di balapan utama, di mana ia hanya mampu finis di posisi keempat di bawah dominasi Aprilia.

Kini, fokusnya beralih ke seri favoritnya, COTA, di mana ia telah mengoleksi tujuh kemenangan.

Namun, Marquez tetap realistis dan mewaspadai laju Marco Bezzecchi yang saat ini tengah memimpin klasemen dengan performa yang sangat impresif.

Evaluasi besar-besaran pun dijanjikan pihak promotor Brasil agar kejadian memalukan ini tidak terulang kembali pada musim 2027 mendatang.

Drama aspal ini memang jadi pengingat, kalau sirkuit yang dipersiapkan dalam waktu singkat (kurang dari setahun) punya risiko besar di sisi homologasi FIM.

Tapi salut buat Marc Marquez yang tetap sportif dan tak banyak mengeluh.

Sekarang kita tunggu saja, apakah di COTA nanti Marc bisa kembali ke podium tertinggi atau justru Bezzecchi yang makin tak terkejar?