Beritahits.com – Pernahkah Anda mendengar peringatan agar tidak langsung menyalakan AC sesaat setelah masuk ke dalam kabin mobil yang panas? Rumor yang beredar menyebutkan bahwa udara pengap yang terjebak di dalam mobil mengandung benzena atau zat pemicu kanker (karsinogen).
Zat itu muncul dari reaksi kimia antara suhu panas matahari dengan material plastik dan jok mobil. Namun, benarkah kebiasaan ini sefatal itu bagi kesehatan?
Rumor vs Fakta Ilmiah
Kabar yang mengaitkan menyalakan AC secara langsung dengan risiko kanker dipastikan adalah mitos. Hingga saat ini, belum ada studi medis maupun referensi ilmiah valid yang membuktikan bahwa udara panas di dalam kabin mobil yang terpapar matahari dapat langsung menyebabkan penyakit kronis saat AC dinyalakan.
Meskipun material interior mobil memang mengeluarkan aroma khas saat panas, kadarnya tidak berada di level yang membahayakan nyawa secara instan seperti yang sering digambarkan dalam pesan-pesan hoaks.
Meski tidak menyebabkan kanker, menyalakan AC saat kabin masih terasa seperti “oven” memang bukan cara yang paling efisien. Alih-alih langsung menutup rapat semua jendela dan menghidupkan AC di suhu paling dingin, ada trik yang lebih cerdas untuk dilakukan.
Mengutip dari Suzuki.co.id, berikut adalah langkah yang tepat dan efisien.
Buka Jendela Terlebih Dahulu
Saat baru masuk, turunkan kaca jendela selama satu atau dua menit sambil mulai menjalankan mobil.
Keluarkan Udara Panas
Membuka jendela membantu sirkulasi udara sehingga hawa panas yang terjebak di plafon dan jok bisa segera keluar.
Ringankan Kerja Kompresor
Dengan membuang udara panas secara manual lewat jendela, suhu kabin akan lebih cepat turun.
Hal ini otomatis meringankan beban kerja sistem AC mobil Anda, sehingga komponennya bisa lebih awet.
Jadi, Anda tidak perlu panik akan risiko kanker jika tidak sengaja langsung menyalakan AC.
Namun, demi kenyamanan dan efisiensi mesin, membuang udara panas terlebih dahulu melalui jendela adalah kebiasaan yang jauh lebih bijak untuk dilakukan. (gg)



