Beritahits.com – Bagi Anda yang gemar menonton acara reality show kepolisian atau sering memperhatikan petugas saat menggunakan Handy Talky (HT), pasti sudah tidak asing dengan istilah “86”.
Namun, kode angka tersebut hanyalah sebagian kecil dari sistem komunikasi yang sangat kompleks. Polri menggunakan sandi angka ini bukan tanpa alasan.
Selain demi efisiensi waktu, penggunaan kode bertujuan agar informasi sensitif tidak mudah dipahami oleh orang awam atau pihak-pihak yang sedang dalam pemantauan petugas.
Tapi jika Anda penasaran, berikut rangkuman kode polisi yang kerap digunakan di Indonesia:
1. Kode Angka 8: Tentang Komunikasi dan Tugas
Ini adalah kategori yang paling sering terdengar dalam percakapan rutin petugas.
8-6: Dimengerti (paling ikonik!).
8-1-0: Offline / Pesawat dimatikan.
8-1-1: Online / Kembali mengudara.
8-1-3: Siap melaksanakan perintah selanjutnya (sering digunakan sebagai salam penutup “Selamat bertugas”).
8-1-5: Keadaan cuaca.
8-1-9: Menanyakan situasi terkini.
2. Kode Angka 3: Kecelakaan Lalu Lintas
Dalam dunia otomotif, kode ini sangat krusial saat terjadi insiden di jalan raya.
3-3M: Kecelakaan dengan kerugian materi.
3-3L: Kecelakaan dengan korban luka-luka.
3-3K: Kecelakaan dengan korban meninggal dunia.
3-4: Kecelakaan di mana pelaku melarikan diri (tabrak lari).
3. Kode Angka 2: Razia & Pemeriksaan
Sangat berguna untuk diketahui agar Anda lebih waspada dan kooperatif saat di jalan.
2-1: Razia kendaraan bermotor secara umum.
2-2: Razia khusus kendaraan penumpang umum.
2-4: Razia orang yang dicurigai (disertai peringatan: “Awas berbahaya!”).
4. Kode Angka 6 & 7: Keadaan Darurat & Bantuan
6-2: Pencurian kendaraan bermotor (Ranmor).
6-5: Kebakaran di lokasi tertentu.
7-1 s/d 7-3: Permintaan bantuan ambulans.
7-4 / 7-5: Permintaan dan pengiriman mobil derek.
5. Kode Angka 10: Lokasi & Perintah
10-2: Posisi atau keberadaan petugas saat ini.
10-4: Berita bersifat rahasia/tidak untuk umum.
10-8: Sedang menuju ke lokasi tujuan.
Mengapa Harus Pakai Kode?
Secara global, kode “86” memang memiliki arti beragam.
Di beberapa negara Barat, 86 bisa berarti pembatalan atau penolakan.
Namun di Indonesia, 86 adalah janji komitmen yang berarti “informasi dimengerti untuk segera dilaksanakan.”
Memahami kode-kode ini tidak hanya membuat Anda terlihat lebih “paham” dunia otomotif dan hukum, tapi juga membantu Anda tetap tenang saat mendengar percakapan radio petugas dalam situasi darurat di jalan raya. (gg)



