Update Kondisi Stok BBM Tanah Air, Masyarakat Boleh Khawatir?

Menteri Bahlil Pastikan Pasokan Energi Aman pada Arus Balik Lebaran - Source: Esdm.go.id

Beritahits.com – Memasuki fase akhir libur Lebaran 2026, ketersediaan energi menjadi perhatian utama jutaan pemudik yang tengah menempuh perjalanan balik.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan pemantauan intensif di titik-titik krusial untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik tetap stabil bagi masyarakat.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, saat meninjau Rest Area KM 379A Batang beberapa waktu lalu, meminta masyarakat untuk tetap tenang.

Ia mengungkapkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada di level aman, yakni pada kisaran 27-28 hari.

“Hari ini saya melakukan pengecekan ketersediaan BBM dan juga kehandalan kelistrikan untuk sistem Jawa Tengah. Jadi, untuk ketersediaan BBM, cadang minimal itu justru jauh sudah terlewati. Masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini,” ujar Yuliot Tanjung, deikutip dari laman resmi Esdm.go.id.

Yuliot juga menegaskan bahwa pemerintah pusat maupun daerah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode ini.

Namun, ia mengimbau agar masyarakat tetap tertib.

“Jadi, untuk masyarakat yang mengantre di SPBU, tolong bersabar, jangan ada kericuhan. Tentu kita melayani secepat mungkin,” tambahnya.

Senada dengan sang Wamen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga melakukan pemantauan langsung di SPBU Rest Area 519B Sragen dan SPBU Bolon Karanganyar pada Kamis (26/3).

Bahlil memastikan bahwa meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sedang tidak stabil, pasokan energi dalam negeri tetap terjamin sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, kami dapat melaporkan bahwa atas kerjasama tim dan kerjasama dari masyarakat, Satgas di sektor ESDM, mulai dari 10 hari sebelum Hari Raya sampai dengan sekarang, Alhamdulillah berjalan baik,” kata Bahlil Lahadalia, masih berdasarkan laman resmi Kementrian ESDM.

Bahlil bahkan memberikan kabar baik mengenai kemandirian energi Indonesia untuk jenis bahan bakar tertentu.

“Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia, bahwa solar kita Insya Allah tidak lagi kita lakukan impor. Jadi, clear. BBM berbentuk bensin, sebagian 50% kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude (minyak mentah)-nya,” tegas Bahlil.

Meski pasokan aman, Menteri Bahlil tetap meminta dukungan masyarakat untuk menggunakan energi secara bijaksana.

Ia mengingatkan bahwa SPBU disediakan untuk kebutuhan masyarakat, bukan untuk industri.

“Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak, jangan kompornya boros. Kami harus betul-betul meminta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama dalam memakai energi yang bijaksana,” tandasnya.

Selain BBM, pemerintah juga menjamin keandalan listrik nasional.

Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan mencapai 52 gigawatt dengan beban puncak hanya di angka 35 persen, sehingga tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48 persen.

Dengan kondisi ini, pemerintah optimistis kebutuhan energi masyarakat dari Sabang sampai Merauke akan terus terpenuhi hingga masa liburan berakhir.