Tidur Tanpa Baju Lebih Nyenyak? Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Kaget

Beritahits.com – Jakarta. Pakaian tidur terbaik ternyata bisa jadi… tidak memakai apa pun. Para ahli menyebut suhu tubuh adalah faktor penting yang sering diabaikan dalam kualitas tidur. Saat kita hendak tidur, suhu inti tubuh secara alami turun sekitar 0,6–1°C. Jika proses ini terganggu—misalnya karena terlalu panas—tidur bisa jadi tidak nyenyak dan mudah terbangun.

Kuncinya adalah menciptakan “mikroklimat tidur” yang nyaman, yaitu kondisi di mana tubuh tidak terjebak panas antara kulit, pakaian, dan selimut. Bagi sebagian orang, tidur tanpa pakaian atau dengan bahan tipis yang menyerap keringat bisa membantu tubuh mendingin lebih optimal.

Selain itu, suhu ruangan ideal berkisar 15–19°C dengan sirkulasi udara yang baik. Kelembapan juga berpengaruh—udara lembap membuat tubuh lebih sulit mendingin. Menariknya, menghangatkan tangan dan kaki sebelum tidur justru bisa membantu tubuh melepaskan panas lebih cepat.

Dari sisi kesehatan, suhu juga memengaruhi produksi sperma. Lingkungan yang terlalu panas, termasuk dari pakaian dalam ketat, dapat menurunkan kualitasnya. Tidur lebih sejuk juga berkaitan dengan peningkatan hormon seperti testosteron, yang berdampak pada energi dan suasana hati.

Untuk pasangan, tidur tanpa pakaian juga bisa meningkatkan kedekatan emosional melalui kontak kulit langsung, yang memicu hormon oksitosin. Ini tidak selalu harus berujung pada hubungan seksual, tetapi bisa mempererat koneksi.

Kesimpulannya: Anda tidak harus tidur tanpa baju, tapi tidur dalam kondisi lebih sejuk—baik dengan pakaian minimal atau bahan yang tepat—dapat membantu tidur lebih nyenyak, sehat, dan bahkan lebih dekat dengan pasangan. |BH1